Media dan E-learning

Media

  1. Audio : cassets,CDS
  2. Non projected visual: objek nyata, gambar
  3. Project visual : OHP, slide, dan film
  4. Video dan film : video. Film, OHP, youtube, CDS dan DVD
  5. Multimedia kits : slide, sound
  6. Electronic distribution system : radio dan televise
  7. Gamesnad simulation

Media pembelajaran ada 3:

  1. Computer-based intraction

Electronic based e-learning adalah pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, terutama yang berupa elektronik. Artinya, tidak hanya internet, melainkan semua perangkat elektronik seperti film, video, kaset, OHP, Slide, LCD, projector, dan lain-lain.

  1. Internet based

Internet Based, adalah pembelajaran yang menggunakan fasilitas internet yang bersifat online sebagai instrument utamanya. Artinya, memiliki persepsi bahwa e-learning haruslah menggunakan internet yang bersifat online, yaitu fasilitas komputer yang terhubung dengan internet. Artinya pembelajar dalam mengakses materi pembelajaran tidak terbatas jarak ,ruang dan waktu, bias dimana saja dan kapan saja (any whare and any time).

  1. Who based learning
  • Chat room
  • Bulletin
  • Course

Metode pembelajaran

  1. Ceramah
  2. Demonstrasi
  3. Latihan
  4. Tutorial
  5. Game/simulasi
  6. Penemuan
  7. Pemecahan masalah

Media pembelajaran dan metode pembelajaran

Presentation Demonstration Drille and practice Tutorial
Display
Audio
Non project
Project

 

Instraction media dan komunikasi

One way Two way
Display

(OHP, prezi)

Audio
Non project
Project

 

Media pembelajaran dan persiapan produk

Non Preparation Simple Preparation Complicated
Display s
Audio Rekaman
Non project Demonstration
Project visual Poster

 

Melilih media

  • Messages/subjek matter content
  • Object
  • Learners
  • Group
  • Teaching method
  • Resoursces (epuiment, facilities)
  • Time constraint (preparation, usage)
  • Location (in class, out class
  • Teaching skill, prefence, experience

KERUCUT PENGALAMAN            

 

Pada gambar di atas maka dapat disimpulkan bahwa :

  • Baca (10 %), Dengar (20%), lihat gambar (30%)

Pada tingkatan ini, penggambaran realitas secara langsung sebagai pengalaman yang kita temui pertama kalinya. Pembelajar masih sebagai partispan, sehingga tingkat pemahamannya pun masih sedikit.

  • Diskusi (50%) dan Presentasi (70%)

Pada tingkatan ini, pembelajar sudah diberikan suatu bentuk permasalahan, sehingga pembelajar aktif berfikir tentang permasalahan tersebut. Pembelajar masih sebagai partisipan, karena masalah yang diberikan masih berupa permasalahan yang konkrit.

  • Bermain peran, bersimulasi, melakukan hal nyata (90%)

Pada tingkatan ini, pembelajar sudah bertindak sebagai pengamat. Turun langsung dalam mengamati sebuah permasalahan. Sehingga tingkat pemahamannya pun lebih besar.

 

MEDIA GRAFIS

Mempunyai syarat sebagai berikut:

“VISUABLS”

  • Visible/ mudah dilihat
  • Interesting/menarik
  • Useful/bermanfaat
  • Accurate/benar/tepat sasaran
  • Legitimate/gambar masuk akal
  • Stracture/runtut/sistematis

Fungsi e-learning

  1. Substitution (menggantikan pembelajaran di kelas)
  2. Complement (pelengkap)
  3. Supplement (penganyaan)

E-learning

LearnFrame.Com dalam Glossary ofe-learning Terms (Farhad, 2001) menyatakan bahwa: e-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan di dalam media Internet, jaringan komputer, tak ketinggalan komputer standalone.

E-learning pembelajaran yang menggunakanTIK untuk mentranformasikan proses pembelajaran antara pengajar dan peserta didik.

Tujuan ICT adalah meningkatkan efisiensi dalam pembelajaran

Peralatan TIK : computer, LAN, WAN, internet, intranet, satelit, dll.

Waktu pembelajaran : bersamaan, berbeda

Karakteristik E-learning

  • Berpusat pada peserta didik
  • Bahan pembelajaran up to date
  • Bercirikan multimedia
  • Belajar secara bebas
  • Dapat didesain untuk menyimpan

Manfaat E-learning

  • Membangun interaksi ketika peserta didik diskusi online
  • Mengakomodasi perbedaan peserta didik
  • Peserta didik mengulag materi
  • Kemudahan akses, kapan dan dimana pun
  • Peserta didik dapat secara bebas tanpa tekanan

Karakteristik modul yang baik E-learning

  • S (sefl instruction) – belajar secara sendiri
  • S (self contains) – isinya secara kompetensi
  • S (stand alone) – berdiri sendiri
  • A (Adaptive) – bisa di up date kapan saja
  • U (user friendly) – mudah dugunakan

Manfaat E-learning bagi lembaga

  • Prestise and akuntabilitas
  • Distance education

Pemilihan bahan E-learning

  1. Berbasis computer
  2. Memperhatikan kaidah pembelajaran
  3. Menarik dan berkesan

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *