Agriculture :Kacang Hias (Arachis pintoi) sebagai Legum Cover Crop pada Perkebunan Kelapa Sawit (Elais guinensis)

Arachis pintoi adalah tanaman kacang-kacangan yang dikenal dengan nama pinto peanut dalam bahasa Inggris, dan kacang hias dalam bahasa Indonesia. Tanaman ini berasal dari lembah Jequitinhonha, San Fransisco dan sepanjang sungai Tocantins di Brazil. Arachis pintoi merupakan salah satu tanaman penutup tanah yang bisa digunakan pada perkebunan kelapa sawit. Tanaman penutup tanah mempunyai peran yang sama dengan mulsa, yaitu mengurangi penguapan dari tanah, mempertahankan ketersediaan air tanah, menyediakan bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, serta dapat menekan perkembangan gulma pada lahan budidaya.

Jenis tanaman ini tumbuh dan berkembang dengan baik pada daerah subtropika dan tropika dengan curah hujan tahunan lebih dari 1000 mm per tahun. Tanaman ini cukup toleran terhadap kekeringan, dan dapat bertahan dalam kondisi 3-4 bulan kering, tetapi akan menggugurkan banyak daun pada periode tersebut. Pertumbuhan A. pintoi akan terhambat dan daunnya menjadi kuning pada tanah yang kekurangan atau kelebihan air. Tanaman ini juga mempunyai daya adaptasi yang baik terhadap berbagai jenis tanah, mampu tumbuh dengan baik pada tanah dengan tekstur liat sampai tanah berpasir. Tanaman ini juga mampu beradaptasi baik pada kondisi kesuburan tanah rendah dan pH sangat masam, serta toleran terhadap kejenuhan aluminium yang tinggi. A. pintoi toleran terhadap cahaya rendah atau naungan, bahkan lebih baik dibandingkan dengan keadaan terbuka atau cahaya penuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *