News update: Cina dan Kaum Muslim Uighur

Kaum muslim Uighur direpresi pemerintah Cina. Mereka dianggap penyakit dan dimasukkan ke kamp interniran”

Di Xinjiang, Cina, ada beberapa ungkapan khusus yang dipakai untuk menggambarkan situasi minoritas muslim di Uighur. Kata yoq, misalnya, digunakan untuk menyebut “hilang”. Lalu, adem yoq diartikan dengan “semua orang menghilang”. Sementara weziyet yaxshi emes merujuk pada “kondisi sedang tidak baik”.

Ungkapan-ungkapan tersebut merangkum penindasan pemerintah Cina terhadap muslim Uighur.

Agustus silam, sebagaimana diwartakan BBC, Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial melaporkan bahwa pemerintah Cina telah menahan sekitar satu juta orang dari komunitas Uighur dalam tempat “serupa kamp interniran berukuran besar”. Laporan komite ini didukung oleh hasil investigasi LSM HAM Amnesty International dan Human Rights Watch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *