Game Produk Gagal yang Tidak Diminati Masyarakat

Game Produk Gagal yang Tidak Diminati  Masyarakat. Beberapa game memang memberikan banyak sekali keuntungan seperti hiburan yang ditawarkan bagi para pemainnya. Keuntungan tersebut sudah menjadi paket lengkap dari sebuah game atau permainan. Namun ternyata ada beberapa game yang tidak diminati masyarakat dan juga dianggap sebagai produk gagal dan tidak memiliki pasaran yang bagus. Simak di situs https://cmd368.best/ dan mainkan game online terpopuler disini.

Ada beberapa game yang tidak dilirik oleh para pencinta game sejati karena berbagai alasan. Hal itu membuat game tersebut mati dari peredaran dunia industri game. Ada beberapa game yang tergolong mahal namun tidak memiliki pasaran yang mulus. Lalu apa saja game yang dianggap sebagai produk gagal karena tidak memiliki pemasaran yang baik? Berikut penjelasannya!

Lair

Game produk gagal pertama yang tidak memiliki pasaran baik yaitu Lair yang merupakan game rilisan 2007. Pada awal peluncurannya, game ini sangat dinantikan oleh para penggemar karena memberikan sebuah permainan dengan peran utama sebagai Kesatria Penunggang Naga. Namun ekspektasi tersebut tidak dipenuhi karena banyak sekali faktor yang mempengaruhi game ini ditolak oleh para pencintanya. Salah satunya yaitu mosion control yang sangat buruk sehingga mempengaruhi penjualan game tersebut.

Daikatana

Pada game yang kedua yaitu Daikatana yang merupakan game rilisan tahun 2000. Pada tahun 90-an, John Romero merupakan developer yang sangat dihormati oleh para pencintanya. Namun sosok tersebut merupakan salah satu orang yang menciptakan game yang satu ini. Karena kebesaran nama dari John Romero, maka game Daikatana ini sudah dinantikan oleh gamer sejati. Namun sungguh disayangkan harapan tersebut hancur ketika game ini telah dirilis. Bahkan kegagalan game tersebut mencoreng nama baik atau reputasi dari Romero itu sendiri.

Game produk gagal di atas menjadi contoh bahwa tidak semua game akan mencapai kesuksesan. Ada beberapa game yang mengalami kegagalan dan tidak dilirik oleh para pencipta game sejati di seluruh dunia. Hal tersebut justru menjadi pelajaran bagi developer game untuk menciptakan permainan yang sangat menarik.