Cara Membuat Aquascape Sederhana

Aquascape merupakan salah satu aksesoris atau barang yang banyak diminati oleh para pecinta hewan air. Dilansir dari berita terkini, fungsi dari aquascape itu sebenarnya hampir sama dengan aquarium pada umumnya. Tapi kalau diletakkan di aquascape, kamu akan bisa melihat ikan atau hewan air kesayangan dapat berenang kesana-kemari diantara bebatuan dan tanaman layaknya di habitat aslinya.

Cara Membuat Aquascape

  • Siapkan komponen yang diperlukan
  • Bersihkan tabung aquarium
  • Dekorasi dasar aquarium
  • Masukkan pupuk
  • Tutup pupuk dengan pasir
  • Tambahkan bebatuan dan asesoris penghias
  • Masukkan tanaman
  • Isi air

Gunakan filter dan perangkat pendukung lainnya

1. Mendekorasi Dasar Aquarium

Taburkan pasir halus di bagian dasar dengan ketinggian 2-3 cm. Jenis pasir yang digunakan bisa pasir silica ataupun pasir lainnya. Usahakan pasirnya membentuk pola lekukan menonjol pada bagian tengahnya dan lebih tinggi di bagian sampingnya. Bagian lekukan itu nantinya akan diisi pupuk sehingga tak akan terlihat dari samping.

2. Memberi Pupuk

Masukkan pupuk dengan ketebalan 2-3 cm serta jangan sampai terkena ujung kaca agar tidak terlihat dari luar. Pemberian pupuk ini berfungsi untuk nutrisi bagi tanaman yang akan dipakai. Pastikan menggunakan pupuk kualitas terbaik. Tapi kalau menggunakan jenis tanaman air yang mampu menyerap nutrisi melalui daun, pemberian puuk ini bisa dihilangkan untuk menghemat biaya.

3. Tutup Kembali Menggunakan Pasir

Pasir ini akan menjadi bagian permukaan dasar aquascape. Oleh karena itu, buatlah tampilan yang cantik agar enak dipandang.

4. Tambahkan Bebatuan dan Asesoris Penghias

Jangan lupa untuk menempatkan dan mengatur tata letak semenarik mungkin yang sudah disesuaikan dalam perancangan sebelumnya. Karena kamu akan memerlukan cukup banyak waktu untuk membuat ulang apabila pada tahap ini ada kesalahanan terkait dengan tata letak aksesoris.

5. Masukkan Tanaman

Pertama, isi seperempat bagian aquarium dengan air bersih secara perlahan dengan mengyunakan saringan agar tidak merusak dekorasi yang telah dibuat sebelumnya. Tanam satu persatu tumbuhan yang sudah disiapkan. Perlu diingat bahwa selama proses penanaman ini lakukan juga penyemprotan pada tanaman yang tidak terkena air atau tanaman yang berukuran besar agar daunnya tidak rusak dan layu.

6. Isi dengan Air

Pengisian air ini kurang lebih prosesnya sama dengan yang sebelumnya, masukkanlah air secara perlahan supaya tumbuhan yang sudah dipasang dan tananan pasir tidak menjadi rusak. Ketika aquascape sudah dirasa penuh, kamu bisa membuang airnya kembali kurang lebih 70% dari jumlah yang ada, kemudian isi lagi sampai penuh. Hal ini perlu dilakukan karena bertujuan untuk membuang beragam zat yang dirasa berbahaya, baik berasal dari batu, komponen di dalam aquascape maupun pasir yang sudah dipasang.

Untuk pertama kalinya, warna air seringkali nampak keputihan atau juga kusam, tapi kusamnya warna air merupakan bagian dari proses yang normal. Kemudian kamu akan melihat dengan sendirinya air akan menjadi jernih dalam beberapa hari kemudian, ini karena mikroorganisme yang ada sudah bekerja untuk membantu dalam membersihkan air tersebut.

7. Gunakan Filter dan Perangkat Pendukung Lainnya

Cara terakhir, susun filter, diffuser co2, dan lampu yang akan dipakai. Filter berfunsi untuk sirkulasi dan juga menyaring air dari kotoran. Sedangkan co2 dan lampu sangat berguna untuk proses fotosintesis dari tanaman. Untuk lampu, pastikan hanya dinyalakan tidak lebih dari 8-9 jam perhari. Cahaya yang berlebih akan menumbuhkan koloni alga lebih banyak.