Berikut ini adalah contoh- contoh CV (Curriculum Vitae/ Resume) atau Daftar Riwayat Hidup yang baik dan benar dalam bentuk format Doc (Microsoft office Word) dan Pdf yang bisa di download secara gratis.

Menggunakan bahasa Indonesia dengan desain terbaik dan menarik, dari mulai yang biasa (simple), umum sederhana sampai yang bagus, unik, kreatif, keren, modern, minimalis, casual dan elegan, tentunya dengan tambahan elemen background berwarna dan foto, cocok untuk seorang profesional yang kekinian.https://hendrayulianto.com/download/product-category/ebook/


Saya sediakan berbagai macam bentuk desain CV yang bisa digunakan dan cocok untuk beragam profesi seperti CV untuk kerja di Bank, Profesional, Sekertaris, Staff kantor, Analis, Admin, Akuntansi, Administrasi perkantoran, Apoteker, pegawai negeri CPNS, Guru, BKN, PUPNS, Kasir, pelayan supermarket (Alfamart, Indomart), perhotelan/ hotelier, Chef, Seniman, Bidan, Perawat, Barista, Editor, Customer service, Farmasi Event organizer, Graphic designer, HRD, Media, IT, Presenter, Reporter, Wartawan, Teknik, penjaga toko, Restaurant, Tata boga, Otomotif, Manajemen, kerja di pabrik atau perusahaan, CV Formal, CV Mahasiswa, CV untuk Beasiswa dan lain-lain. https://hendrayulianto.com/blog/contoh-slip-gaji

Untuk yang sudah mempunyai pengalaman kerja atau boleh juga untuk fresh graduate lulusan perguruan tinggi (kuliah), berpendidikan SMA/SMK/STM, SMP atau SD bermodal nekad juga boleh-boleh saja. .

Tentang Curriculum Vitae

Curriculum vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya. Di beberapa negara, suatu CV biasanya merupakan hal utama yang dijumpai seorang majikan potensial tentang pencari kerja dan sering digunakan untuk menyaring aplikan (orang-orang yang melamar kerja secara daring) ketika mencari pekerjaan, biasanya dilanjutkan dengan wawancara.

Etimologi dan ejaan

Curriculum vitae adalah sebuah ekspresi Latin yang dapat menjadi longgar diterjemahkan sebagai perjalanan dalam hidup saya. Pada penggunaan sekarang, curriculum kurang ditandai sebagai sebuah kata serapan asing.

Bentuk jamak dari curriculum vitae, dalam Bahasa Latin, terbentuk mengikuti aturan Latin dari tata bahasa sebagai curricula vitae (yang berarti “perjalanan hidup”) atau curricula vitarum (berarti “perjalanan hidup”)— bukan curriculum vita (yang menurut tata bahasa tidak sesuai). The form vitae adalah bentuk tunggal genitif dari vita dan diterjemahkan sebagai “hidup”.

Meskipun demikian, dalam Bahasa Inggris, bentuk jamak dari ekspresi penuh curriculum vitae adalah jarang digunakan; bentuk jamak dari curriculum itu sendiri biasanya ditulis sebagai “curriculums”, agak daripada tradisional curricula.

Tips Mengisi Data-data dalam CV Lamaran Kerja

Hal paling utama dalam mengisi CV tentunya ialah kejujuran, yang mana lampiran tersebut merupakan sebuah dokumen yang memberikan gambaran mengenai diri Anda.

Tentunya bukan hal aneh, apabila calon pekerja memanipulasi data-data CV demi mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Andaipun terpaksa berbohong,

Anda harus memperhitungkan untuk meminimalisir masalah yang merepotkan dikemudian hari yang pasti akan terjadi. Tentunya bukan maksud Anda membohongi perusahaan dalam hal formalitas, kalau Anda yakin mempunyai kapasitas atau kemampuan untuk menjalankan pekerjaan tersebut dibarengi dengan kejujuran saat tengah bekerja.

Perusahaan yang hendak merekrut pekerja, biasanya menuntut beberapa kriteria kepada calon pekerjanya. Ada kriteria atau syarat yang sifatnya wajib, seperti misalnya usia maksimal, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lain-lain, sebuah syarat-syarat yang kerap kita temui dalam iklan lowongan kerja.

Ada juga kriteria yang sifatnya prioritas atau lebih diutamakan, seperti misalnya calon pekerja dengan tinggi badan 170, yang mempunyai pengalaman kerja di atas dua tahun dalam bidang tertentu dan lain sebagainya.

Hal-hal yang umum dicantumkan dalam CV Lamaran Kerja

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Curriculum vitae adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai profil diri pribadi, pengalaman, riwayat hidup dan kualifikasi lainya dari orang tersebut. Ada hal-hal yang sudah menjadi syarat baku yang harus dicantumkan dalam CV, ada juga hal-hal yang sifatnya tambahan yang tentunya akan memperkaya data-data dalam CV yang tentunya diharapkan akan lebih menarik calon atasan. Pada umumnya hal-hal tersebut adalah:

1. Identitas Diri

Identitas diri tentunya merupakan hal yang wajib, sama halnya ketika perusahaan mensyaratkan foto copy KTP dalam lampiran lamaran kerja. begitupun dengan identitas diri yang merupakan hal yang paling utama, bukan hanya dalam urusan melamar kerja, bahkan untuk hal-hal lain pun sama.


Dalam CV, indentitas diri umumnya berisi tentang informasi pribadi yang dicantumkan berupa nama lengkap, tempat/ tanggal lahir, jenis kelamin, status, kewarganegaraan, nomor telepon, alamat email dan akun sosial apabila dibutuhkan.


Disarankan untuk membuat alamat email yang diambil dari nama Anda, hindari memberikan alamat email seperti main-main misalnya “dedi-botak@gmail.com”, dan apalagi alamat email yang tidak sopan seperti “yana-peler@gmail.com” siapa tahu hal tersebut berpengaruh pada penilaian HRD.

2. Profil Singkat/ Tentang Saya (About Me)

Ada kalanya, seorang HRD tidak membaca secara detail CV yang ditulis oleh pelamar, apalagi berkas pelamar yang menumpuk dikarenakan banyaknya pelamar.

Oleh karena itu, membuat profil pribadi yang menarik tentang latar belakang dan kemampuan pelamar akan membuat pihak HRD tertarik apakah calon pelamar tersebut sesuai dengan kriteria calon karyawan yang diinginkan oleh perusahaan.


Dalam penulisan Profil singkat atau Tentang saya, pelamar kerja harus pandai mendeskripsikan diri mereka sesingkat mungkin, namun dapat menggambarkan diri mereka dengan kepribadian yang paling dekat atau sesuai dengan pekerjaan yang sedang perusahaan butuhkan.

Contoh :

Saya adalah seorang fresh graduate dari Universitas Indonesia. Lulus tahun 2020 sebagai sarjana ekonomi dengan hasil memuaskan. Dengan berbekal pendidkan formal selama 3 tahun dan pengalaman magang di perusahaan modern, saya sangat antusias dan optimis menghadapi tantangan masa depan.

3. Foto Profil

Pekerjaan yang berhubungan langsung dengan customer atau pelanggan, biasanya banyak berorientasi pada fisik. oleh karena itu apabila kamu di anugerahkan dengan kelebihan fisik, misalnya paras yang cantik/ tampan dengan tinggi badan yang ideal, ini menjadi salah satu modal berharga untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Kamu bisa menambahkan foto yang menarik dan keterangan tinggi badanmu dalam profil singkatmu.
Namun tidak terbatas pada pekerjaan yang berorientasi pada fisik saja, pemberian foto yang menarik dalam CV juga akan sedikitnya berpengaruh pada penilaian HRD.

Sama saja, ketika kita bertemu dengan seseorang yang baru dikenal, pada umumnya orang akan lebih dulu menilai seseorang dari sisi fisik atau paras wajahnya.

Bagaimana apabila kamu tidak pede dengan kondisi fisikmu atau merasa tidak cantik atau tampan, untuk terlihat menarik, tidak melulu berkaitan erat dengan kecantikan atau ketampanan. Setidaknya penampilan yang rapih dan raut muka yang ramah atau raut muka yang menggambarkan keoptimisan diri, adalah deskripsi dari kata “menarik” yang dimaksud disini.
Seseorang dengan raut muka yang murah senyum, antusias dan optimis, akan disenangi banyak orang dan akan dihinggapi keberuntungan dimanapun dia berada.

4. Riwayat Pendidikan

Sebuah perusahaan atau departemen biasanya mencari calon pekerja dengan kualifikasi pendidikan tingkat tertentu. Bahkan, perusahaan hanya membutuhkan lulusan dari jurusan-jurusan tertentu yang berhubungan dengan pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu, mencantumkan riwayat pendidikan telah menjadi bagian wajib dalam CV, yang biasanya pencantuman riwayat pendidikan juga dilengkapi dengan tahun masuk dan tahun kelulusan.


Selain pendidikan formal yang dimulai dari Sekolah Dasar, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, biasanya terdapat pendidikan tambahan atau non-formal yang berupa pelatihan, magang atau kursus.

Tidak masalah apabila pendidikan tambahan tersebut tidak ada hubungannya langsung dengan pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan, misalnya kamu pernah kursus piano, memasak atau bela-diri, siapa tahu HRD menyukai karyawan dengan keahlian tambahan tersebut. Intinya ceritakan saja segala macam jenis pendidikan yang pernah kalian kenyam, apabila kualifikasi kamu yang terkait pekerjaan terbilang minim.

5. Pengalaman Kerja

Sebuah nilai tambah bagi pelamar yang sudah pernah bekerja di perusahaan lain, karena pencantuman pengalaman bekerja juga adalah hal yang sangat berguna dalam CV untuk melamar kerja, biasanya pada bagian ini pelamar kerja agar mencantumkan nama perusahaan, posisi, tanggung jawab dan tahun bekerja.


Untuk memperkuat hal tersebut, kamu juga disarankan untuk melampirkan Surat Referensi Kerja. Biasanya pihak perusahaan tempat kamu bekerja akan memberikan sebuah Surat Referensi Kerja yang ditandatangani oleh pejabat perusahaan yang berwenang, yang menandakan bahwa kamu pernah bekerja di perusahaan tersebut.