Konsep dari pemasaran sendiri terdiri dari 5 bagian, di antaranya yaitu:

Konsep Produk

Konsep produk didasarkan pada pendapat jika konsumen lebih suka produk berkualitas dengan harga tinggi tanpa mempertimbangkan ketersediaan produk. Pembelian akan terus dilakukan konsumen selama mereka memiliki uang untuk mendapatkan produk yang diinginkan.

Dari konsep inilah, para produsen mulai melakukan pengembangan produk, meskipun biaya produksinya akan lebih mahal dan berimbas pada harga jual tinggi.
Banyak perusahaan besar yang memakai konsep ini, misalnya beberapa perusahaan dengan produk kelas atas di bidang gadget, fashion hingga teknologi. Contohnya iPhone, Hermes, Louis Vuitton, dsb.

Konsep Produksi

Konsep produksi pada awalnya diistilah sebagai orientasi bisnis yang menjadi dominan di pasar konsumen. Kemudian pengertian dari konsep produksi bergeser menjadi semua kegiatan yang berkaitan dengan manufaktur, efisiensi dan produksi itu sendiri.

Konsep produksi menjadi bagian dari pemasaran karena pelaku bisnis menganggap jika konsumen membutuhkan produk dengan akses mudah dan harga terjangkau. Konsep ini juga menggunakan pendekatan peningkatan pasokan agar beban bisa berkurang.

Tidak hanya itu, konsep ini mampu menurunkan biaya sehingga lebih murah karena proses produksinya dikerjakan secara massal. Perusahaan yang menggunakan konsep ini juga memperkirakan penurunan biaya tiap unit produk, sehingga keuntungan bisa lebih besar.

Konsep Pemasaran

Penggunaan konsep pemasaran sudah banyak dipilih oleh perusahaan berskala kecil hingga besar karena memberikan dampak positif terhadap pendapatan. Sebab, fokus dari konsep ini adalah kepuasan konsumen menjadi hal utama dalam penjualan produk.

Konsep untuk pemasaran juga akan memudahkan perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya. Adanya berbagai macam jurus atau strategi yang digunakan, membuat konsumen lebih tertarik membeli sebuah produk.

Sebelum memulai pemasaran produk, tim marketing akan melakukan riset pasar terlebih dahulu, kemudian membuat peta konsep untuk berjualan. Cara yang digunakan perusahaan akan memberikan nilai tambahan di mata konsumen, sehingga branding produk semakin kuat.

Konsep Penjualan

Selain menggunakan konsep produksi, yang termasuk dalam konsep pemasaran adalah konsep penjualan. Konsep ini mengacu pada penggabungan antara proses pemasaran dan penjualan, tetapi fokus utama dari konsep penjualan adalah membuat kemungkinan penjualan yang bisa terjadi.

Kemungkinan ini terlepas dari apa yang dibutuhkan konsumen maupun kualitas produk yang akan dijual. Konsep penjualan memberikan sorotan kepada konsumen yang hendak membeli produk jika perusahaan ingin menjual produk secara besar-besaran.

Konsep penjualan tidak memperhatikan hubungan perusahaan dengan konsumen, sehingga beberapa perusahaan yang menggunakan konsep ini cenderung banyak komplain karena ketidakpuasan pelanggan.

Konsep Pemasaran Masyarakat

Jenis konsep untuk pemasaran yang tergolong baru dan belum banyak digunakan adalah konsep pemasaran masyarakat. Konsep ini lebih dari sekedar konsep penjualan atau pemasaran pada umumnya karena memperhatikan banyak aspek.

Pemasaran masyarakat akan mencapai berusaha memberikan layanan sebaik mungkin melalui pemenuhan kebutuhan pokok konsumen, keinginan pasar yang dituju hingga metode pengiriman yang lebih unggul dibandingkan kompetitornya.

Konsep ini juga mengedepankan sisi kesejahteraan masyarakat seluruhnya, baik untuk pelanggan maupun bukan. Pemasaran masyarakat juga mengajak para distributornya untuk membangun etika dan pertimbangan sosial dalam menjalankan sebuah bisnis.

Para pemasar juga diwajibkan membuat kriteria laba yang seimbang. Hal ini digunakan sebagai pembeda dengan konsep bidang pemasaran lainnya karena fakta di lapangan banyak yang mengesampingkan kepuasan pelanggan dengan kepentingan publik.