Critical review jurnal / Contoh Review Jurnal dapat dilakukan setelah jurnal yang dipilih telah di ringkas pada bagian di atas. Isi dari jurnal tersebut sudah dapat tergambar kepada pembaca dari judul jurnal yang dibuat oleh penulis yakni pemetaan industri kreatif di area urban kota Medan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonimi kawasan. Jurnal diawali oleh abstrak sebagaimana pada umumnya.

Namun, penulis membuat kekeliruan pada bagian abstrak dimana abstrak tidak diberikan kata kunci sebagaimana aturan pada abstrak umumnya. Selain itu, penulis juga tidak menghapus panduan penulisan abstrak dalam bahas inggris yang diberikan oleh penyelenggara seminar nasional. Bagian ini seharusnya diisi dengan abstrak berbahasa inggris yang merupakan terjemahan dari abstrak sebelumnya.

Dari segi kerapihan penulis, jurnal ditulis kurang rapi karena ada beberapa bagian paragraf yang tidak diberikan pengaturan rata kanan-kiri (alignment-justify). Sehingga beberapa baris terlalu menjorok ke dalam dan keluar. Selain itu, drafting jurnal kurang rapi karena terdapat paragraf yang memiliki jarak terlalu jauh sementara yang lain berbeda.

Pada bagian pendahuluan, dijabarkan mengenai latar belakang diangkatnya topik mengenai pentingnya ekonomi kreatif bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Pada jurnal ini mengambil sampel lokasi daerah kota Medan yang merupakan salah satu kota besar di pulau sumatera. Kota Medan memiliki wewenang otonomi daerah dnegan pertumbuhan ekonomi industri yang pesat namun terjadi stagnasi terhadap ekonomi industri kreatif.

Namun, penulis kurang bisa menjabarkan mengenai seberapa besar peran industri kreatif terhadap sumbangan ekonomi di wilayah kota Medan. Padahal apabila hal ini dijelaskan maka penulis telah memberikan dasar penelitian yang lebih jelas bagi para pembaca mengenai peran industri kreatif di kota Medan. Dengan di jabarkannya hal ini, pembaca juga bisa mendapatkan gambaran seberapa besar peran industri kreatif di kota Medan.

Bab selanjutnya merupakan metode penelitian yang menjelaskan mengenai metode yang digunakan dalam memetakan peluang industri kreatif di area urban kota Medan. Metode pemetaan sosial (social mapping) merupakan jenis metode yang digunakan.Penulis juga memberikan definisi mengenai metode pemetaan sosial namun dengan penjelasan yang terlalu bertele-tele.

Kemudian penulis juga tidak memberikan keterangan mengenai proses pengambilan data yang mengakibatkan pembaca akan kesulitan untuk mengerti cara pengambilan data.Bab selanjutnya adalah bagian hasil dan pembahasan yang merupakan bagian inti dari jurnal yang dibaut. Bagian awal bab hasil dan pembahasan penulis menjelaskan mengenai cara dan langkah strategis yang dilakukan dalam pemetaan sosial.

Bagian ini seharusnya tidak dimasukkan ke dalam bab hasil dan pembahasan melainkan bab metode penelitianSelain itu, penulis pada bagian metode penelitian mengungkapkan bahwa penulis menggunakan metode pemetaan sosial untuk mengumpulkan data permasalahan dan kondisi sosial di masyarakat tempat penelitian dilaksanakan.Namun, pada bab hasil dan pembahasan tidak terdapat penjelasan terkait keuntungan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat terkait industri kreatif.

Sebaliknya, penulis hanya memberikan tabel yang berisi informasi mengenai jenis industri kreatif dan jumlahnya yang tersebar di kecamatan di area urban kota Medan.Selanjutnya, pada metode penelitian penulis menjelaskan bahwa menggunakan metode survey singkat yang menggunakan alat bantu kuesioner. Namun, hasil dari kuesioner yang dilakukan tidak ditemukan di bagian hasil dan pembahasan.Hal ini menunjukkan bahwa pada jurnal ini terdapat ketidaksesuaian di dalam metode penelitian dan hasil serta pembahasan yang dituliskan.

Sehingga kekurangan mendasar dari jurnal ini adalah tidak ditemukannya hubungan antara pemetaan sosial yang seharusnya mampu memberikan gambaran kondisi sosial industri ekonomi kreatif di masyarakat.