lagu “ambyang-ambyang” mencekam namun penuh arti

hallo guys, selamat malam. saya disini bersama kalian dengan penuh semangat dan harapan. untuk hidup dan memahami kehidupan yang ada. untuk selalu tanpa pantang menyerah dan menjadi yang terbaik. berusaha dalam batas ketidak tahuan untuk menembusnya dan mengubahnya menjadi deskripsi yang indah dan bisa dipahami.

malam ini, saya terpikir lagu yang lagi ngehits sekarang ini. pasti kalian pernah dengar tetapi belum tahu judulnya.

saya pun juga baru tahu belum lama. sekarang saya tertarik dengan instrument dan kandungan kata-katanya, makna menurut persepsi dan  tafsir tentunya dengan logika hati saya.

lagu dengan judul “ambyang-ambyang”/”kereto jowo” ini lah yang membuat saya tertarik untuk mendengarkan. setiap akan tidur hampir setiap malam dan  pagi saat membersihkan kamar tidur pun saya sempatkan untuk mendengarkan. dengan di temani secangkir kopi membuat suasana lebih pahit namun manis.

Ono tangis kelayung-layung

Tangise wong kang wedi mati

Gedhongono kuncenono

Yen wis mati mongso urungo

Ditumpakke kereto jowo

Rodane roda menuso

Ditutupi ambyang-ambyang

Disirami banyune kembang

Duh GUSTI ALLAH

Kulo nyuwun pangapuro

Ning sayange wis ora ono guno

Ditumpakke kereto jowo

Rodane roda menuso

Ditutupi ambyang-ambyang

Disirami banyune kembang

Duh GUSTI ALLAH

Kulo nyuwun pangapuro

Ning sayange wis ora ono guno

Ditumpakke kereto jowo

Ha a a a a a a …

Ditutupi ambyang-ambyang

Disirami banyune kembang

liriknya membuat pahit di raga, namun manis di jiwa. Raga merupakan sebuah gambaran dan idiom (perumpamaan) dari duniawi yang penuh dengan “panggung sandiwara”. sementara jiwa/ruh  merupakan sebuah bagian dari zat yang maha kuasa yang kemudian mendiami raga ini. dan suatu saat pasti akan lepas untuk menuju kehidupan yang selanjutnya.
ibaratkan kita menggunakan alat contohnya sebuah laptop yang mungkin sekarang sedang kalian tatap layarnya. laptop ini mempunyai spesifikasi dan kegunaan menurut buku panduan. memelihara dan menggunaknnya berdasarkan petunjuk yang telah di bawakan. aturannya adalah pakailah laptop dengan sesuai petunjuk yang ada. jika petunjuk ini di langgar atau kita mengoperasikan tanpa sesuai petunjuk maka laptop akan rusak. baik sofware maupun hardware nya.
pencerminan dari perumpamaan ini yang mengembangkan maksud dari kehidupan. bahwa, kita telah di bekali dengan petunjuk untuk menata laksana kehidupan di dunia. jika kita hidup namun menggunakan tubuh ini seenaknya, tanpa arahan dari petunjuk yang telah di bawakan sebelumnya. bisa jadi akan rusak, tubuh dan tatanan hidup kita.
refleksi dari lagu di atas, bahwa manusia hidup pasti akan mengalami kematian. hal ini di jelaskan pula dalam alquran. namun, untuk menuju kesana kita di berikan waktu tenggang yang tanpa kita ketahui panjang dan masa nya. di dalam masa yang singkat itu kita di haruskan untuk beribadah dan beramal sholeh. sekali lagi dengan aturan pada petunjuk yang telah di bawakan. kemudian segala perbuatan di dunia ini akan di laporkan kepada pencipta dari segala pencipta. kemudian kita dalam suatu saat akan di hadapkan dalam persidangan akbar dengan hakim paling adil dan seadil-adilnya. untuk apa? tentunya untuk menentukan apakah amal kita cukup untuk di pertimbangkan ganjaran/reward yang akan di dapat. begitu singkat cerita..
namun, masih ada manusia yang melupakan kewajiban di atas. dan kesadaran baru muncul setelah sampai pada tahapan dimana seorang sudah tidak bisa melaksanakannya.
hal ini pun di jelaskan dalam al-quran  “mereka ingin kembali dan mengerjakan amal namun hal tersebut hanya sebatas angan-angan mereka belaka” kurang lebih maknanya seperti ini.
disisi lain, ada ketakutan yang menghantui. yaitu misteri mengenai apakah amal kita diterima oleh sang pencipta?
meskipun kita telah melakukannya di kehidupa kita. tentu tidak ada yang tahu..
cemass
oleh karenanya jangan putus-putus untuk mencari ridho Allah dan selalu berdoa. berharap dan memohon agar di ampuni segala dosa dan di terima amal perbuatan kita.

One thought on “lagu “ambyang-ambyang” mencekam namun penuh arti”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *