Identitas Dan Harga Diri Sebagai Bangsa di Era Global

By | April 26, 2018

Globalisasi adalah gejala bahwa dunia dan interaksinya cenderung menuju pada proses penyatuan yang diawali oleh globalisasi proses produksi dan munculnya kekuatan ekonomi kapitalis internasional. Selanjutnya memunculkan globalisasi politik dan budaya. Nasionalisme yang muncul adalah global nationalism. Gejala global memang telah menjauhkan orang dari identitas diri sebagai bangsa (nationalism). Namun demikian dalam gejala global muncul “global paradoks’ bahwa globalisasi telah mendorong mereka untuk menegaskan kembali jati dirinya agar tidak kehilangan identitas. Orang kembali bukan pada identitas nasionalnya tetapi pada identitas awalnya yaitu primordial. Nasionalism yang muncul adalah etno-nationalism. Akibatnya nasionalisme dewasa ini berada diantara dua nasionalisme politik yang saling berebut pengaruh yaitu global nationalism dan etno-nationalism. Hasil kajian menyimpulkan bahwa nasionalism di era global, tetap dibutuhkan tidak hanya untuk memperkuat posisi negara-bangsa tetapi juga menunjukkan identitas dan harga diri diri sebagai kita sebagai bangsa.

 

Kata kunci : globalisasi, nasionalisme, identitas

Makalah ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Kebangsaan, di Univeristas PGRI Semarang, tanggal 20 April 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *