Pengertian Mikrokontroler

Pengertian Mikrokontroler

Mikrokontroler ialah mekanisme computer yang dibungkus dalam sebuah Integrated Sirkuit (IC).

Di mana di dalam IC ada beberapa komponen penting yang ada di computer secara umum seperti computer Central Processing Unit (CPU), RAM, ROM, Port IO.

Berlainan dengan PC yang biasanya direncanakan untuk dipakai pada umumnya, mikrokontroler sendiri umumnya direncanakan cuman untuk kerjakan pekerjaan atau peranan yang khusus saja (special purpose) yakni mengatur mekanisme tertentu.

Mikrokontroller : Seputar Mappi32 dan Arduino Uno

kmtech.id

Beberapa orang menyebutkan Mikrokontroler sebagai Embedded Mikrokontroler, ini tidak lepas dari status mikrokontroler yang embedded sistem atau jadi satu sisi dengan perankat mekanisme atau satu mekanisme yang semakin besar.

Secara simpel Mikrokontroler bisa disimpulkan sebagai satu mekanisme computer yang dibungkus dalam IC, di mana saat sebelum dipakai harus diisi satu program atau perintah lebih dulu hingga mikrokontroler cuman bisa jalan jika sudah diisi satu perintah atau program lebih dulu.

Ciri-ciri Ciri khas Mikrokontroler

Satu perlengkapan atau piranti electronic tentu saja mempunyai keunikan tertentu yang membandingkannya dengan piranti lain. lantas apa saya ciri-ciri Mikrokontroler ?

Berikut sejumlah ciri-ciri mikrokontroler yang bisa yang kami kumpulkan

1) Kekuatan CPU Yang Tidak Terlampau Tinggi

Berlainan dengan CPU, biasanya mikrokontroler simpel cuman bisa lakukan atau mengolah beberapa perintah saja, walau sekarang ini sudah banyak dibikin mikrokontroler dengan detail yang lebih hebat tetapi tentu saja tidak bisa menyamakan kemmapuan CPU dalam mengolah data dari piranti lunak.

2) Mikrokontroler Mempunyai Memory Intern Yang Kecil

Pasti untuk Anda yang kerap menyaksikan mikrokontroler, karena itu bisa menyaksikan jumlah memory intern dari mikrokontroler termasuk kecil. Biasanya sebuah mikrokontroler cuman berisi ukuran Bit, Byte atau Kilobyte.

3) Mikrokontroler diberi Memory Non-Volatile

Karena ada memory non-volatile pada mikrokontroler karena itu perintah yang sudah dibikin bisa dihapus atau dibikin ulangi, disamping itu dengan pemakaian memory non-volatile karena itu memngkinkan data yang sudah diletakkan dalam mikrokontroler tidak lenyap walau tidak disuplai oleh power suplai (Catu daya).

4) Perintah Relatif Simpel

Dengan kekuatan CPU yang tidak begitu tinggi karena itu berpengaruh pada kekuatan saat lakukan pemrosesan data yang tidak tingi juga. Walau demikian, mikrokontroler terus diperkembangkan jadi hebat misalnya mikrokontroler yangdigunakan untuk lakukan pemrosesan signal dan lain-lain.

5) Program/Perintah Terkait Langsung Dengan Port I/O

Salah satunya elemen khusus mikrokotroler ialah Port I/O, Port input atau output I/O mempunyai peranan khusus sebagai jalan komunikasi. Sederhanya Port I/O membuat komunikasi di antara perangkat saran dan perangkat keluaran.

Informasi selengkapnya silakan kunjungi kmtech.id

Comments are closed.