Prosedur Pendaftaran Merek Dagang

Prosedur Pendaftaran Merek Dagang

Sesudah anda ketahui beberapa ketetapan merek dagang yang tidak bisa disodorkan, minimal anda bisa meminimalkan beberapa hal yang merepotkan proses pendaftaran, selanjutnya anda dapat mengawali lengkapi persyaratan pendaftaran merek dagang. Berikut persyaratan pendaftaran merek dagang:

Lengkapi Formulir Pendaftaran

Persyaratan pendaftaran merek dagang pertama kali yang harus ada yakni lengkapi formulir pendaftaran yang ada. Yakinkan anda mengisinya secara benar dan tepat supaya tidak merepotkan proses pendaftaran merek dagang seterusnya di masa datang.

Mengikutkan Kartu Identitas

Sesudah lengkapi formulir pendaftaran, persyaratan pendaftaran merek dagang selanjutnya yang perlu diikutkan adalah identitas pendaftar berbentuk KTP atau Paspor dan NPWP pemohon.

Mengikutkan Akte Pendirian Tubuh Hukum

Untuk pemilik tubuh hukum, anda harus mengikutkan akte pendirian tubuh hukum dari notaris.

Lengkapi Etiket Atau Cap Merek Dan Contoh Produk

Selainnya ke-3 syarat di atas, anda harus lengkapi persyaratan pendaftaran merek dagang dengan etiket atau cap merek dagang sekitar 10 helai dan contoh produk.

Menyertakan Surat Referensi UKM

Untuk anda pemohon UMKM, anda bisa menyertakan surat referensi UKM Binaan Dinas yang asli.

Menyertakan Surat Kuasa

Bila proses pendaftaran ini dilimpahkan ke orang lain atau firma hukum, anda harus mengikutkannya dengan surat kuasa sebagai persyaratan pendaftaran merek dagang.

Ongkos dan Prosedur Pendaftaran Merek Dagang https://patendo.com/syarat-prosedur-pendaftaran-merek/

Untuk ongkos pendaftaran merek dagang lewat konselor HKI Patendo dikenai ongkos Rp 3.000.000 per merek per kelas. Untuk ongkos pengujian merek dikenai ongkos Rp 200.000 per merek per kelas.

Adapun biaya untuk ekstensi merek dagang dalam periode waktu enam bulan saat sebelum atau sesudah habis periode akhir tercatatnya merek dagang sejumlah Rp 6.000.000.

Prosedur pendaftaran merek

Prosedur pendaftaran merek lewat Konselor HKI

Memperoleh pelindungan hak merek tidak terjadi secara instant sesudah membuat sebuah usaha. Tetapi harus lewat proses yang lumayan panjang, yaitu dengan mendaftarkan dan ikuti prosedur pendaftaran merek ke instansi yang berkuasa.

Untuk mendaftar permintaan hak merek anda dapat ikuti prosedur pendaftaran merek sama seperti yang telah diterangkan di atas. Tetapi tidak seluruhnya orang atau pemilik usaha mempunyai saat yang senggang atau ingin untuk melakukan tindakan langsung dalam mendaftar merek kepunyaannya.

Walau mendaftar merek sebagai satu poin penting dan memerlukan data yang pas, tetapi rupanya pendaftaran permintaan hak merek dapat diwakili oleh konselor hak kekayaan cendekiawan (HKI).

Konselor hak kekayaan cendekiawan (HKI) sendiri sebagai instansi yang legal dan dianjurkan oleh Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 berkenaan Hak Merek . Maka, anda tak perlu cemas memandang jika konselor HK sebagai langkah yang keliru.

Karena bekerja di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, seorang konselor hak kekayaan cendekiawan tidak dapat ditempatkan kerja oleh orang yang asal-asalan.

Persyaratan minimum ialah seorang yang telah usai tempuh pengajaran S1 atau sarjana dan nanti yang diterima akan diangkat dan disumpah langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Maka dari itu, konselor hak kekayaan cendekiawan sebagai faksi sah yang ada di bawah instansi yang berkuasa. Konselor memiliki hak untuk mengurusi pengurusan beberapa hal yang bersangkut dalam kekayaan cendekiawan seperti Merek, Hak Cipta, Design Industri di daerah negara Republik Indonesia.

Ketentuan Pemerintahan Konselor Hak Kekayaan Cendekiawan (HKI), mengatakan jika konselor bisa sebagai wakil pemohon yang akan mendaftar merek, dengan bunyi: (i) Konselor memiliki hak untuk sebagai wakil, menemani, atau menolong kebutuhan faksi pemakai jasa/client untuk ajukan dan mengurusi permintaan di bagian Kekayaan Cendekiawan ke Dirjen HKI; (ii) Konselor memiliki hak sebagai wakil, menemani atau menolong client dibarengi surat kuasa.

Untuk merasakan dari hasil prosedur pendaftaran merek yang telah dilewati, Berdasar UU No 20 Tahun 2016, jika Menteri akan umumkan permintaan dalam informasi sah merek dalam kurun waktu paling lama yaitu 15 (lima belas) Hari yang terhitung semenjak tanggal Akseptasi Permintaan seperti diartikan dalam Pasal 13.

Comments are closed.