Proses Pendaftaran Merek dan Perpanjangan Merek

Proses Pendaftaran Merek dan Perpanjangan Merek

Jika Anda mendaftar merek jasa, maka akan ikuti rangkaian proses pendaftaran merek dan perpanjangan merek https://daftarmerekdagang.com/perpanjangan-merek/ Berikut proses mendaftar merek jasa:

Jalankan Pengujian Merek

Merek yang hendak Anda daftarkan tidak dapat sama dengan merek yang lain terdaftar. Karena itu dibutuhkan pengujian merek saat sebelum mendaftar merek untuk ketahui apa merek jasa yang ingin Anda daftarkan telah terdaftar atau memang belum.

Ajukan Permintaan Pendaftaran

Seterusnya, isi formulir yang berisi mengenai:

  • tanggal permintaan
  • identitas pemohon / kuasa
  • nama negara
  • warna
  • tanggal keinginan merek
  • kelas barang dan rincian barang
  • cap merek
  • bukti pembayaran
  • surat kuasa (jika pemohon diwakilkan)

Jalankan Pengecekan Normalitas

Bila permintaan Anda diterima, maka Dirjen HKI jalankan pengecekan normalitas. Seterusnya, bila semua persyaratan telah tercukupi, maka informasi permintaan dalam informasi resmi merek akan dikerjakan dalam dua bulan.

Kebalikannya, bila merek itu tidak bisa didaftarkan atau ditampik, maka bisa ajukan berkeberatan.

Selanjutnya, bila dalam kurun waktu dua bulan informasi tidak ada yang ajukan berkeberatan, maka Pendaftaran merek dan perpanjangan merek masuk ke tahapan pengecekan substantif.

Melakukan Pengecekan Substantif

Seterusnya, pengecekan substantif ialah pengecekan yang pemeriksa lakukan pada permintaan merek. Pengecekan substantif berjalan sepanjang 30 hari, terhitung semenjak tanggal usainya informasi, dikerjakan pengecekan substantif pada Permintaan

Bila dalam pengecekan substantif ditetapkan jika permintaan bisa didaftar, maka DJKI akan mendaftar merek itu dan memberitahu Pendaftaran merek dan perpanjangan merek ke pemohon atau kuasanya. Sertifikat merek akan diedarkan dan diberikan ke pemohon atau kuasanya sesudah didaftarkan. Paling akhir, DJKI akan umumkan Pendaftaran merek dan perpanjangan merek dalam informasi resmi merek.

Perkembangan tehnologi bisa membuat banyak gagasan kreatif. Pasti, hal itu bisa kita gunakan sebagai modal dalam mengawali sebuah usaha. Ditambah, keadaan ekonomi saat ini menuntut kita bisa menyesuaikan secara cepat. Sahabat, sering kita cuma membuat produk dengan sudut pandang yang-penting-bisa-dijual-dan-untung. Walau sebenarnya, produk itu benar-benar rawan pada banyak resiko usaha, misalkan plagiarism. Tentu saja Sahabat tidak ingin alami rugi semacam itu, kan?

Jalan keluar untuk menghindar hal itu dengan memberikan dan mendaftar merek ke produk Anda. Merek dagang memberikan originalitas dari barang yang dibuat hingga merek memiliki peran yang penting pada proses pemasaran suatu produk. Selainnya terbebas dari risiko rugi, Sahabat bisa juga memperoleh berbagai peluang dan keuntungan lainnya untuk mengembangkan usaha Anda. Yok kita baca berbagai keuntungan yang dapat didapat jika produk Anda telah terdaftar brand-nya:

Identitas Untuk Kredibilitas

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 mengenai Merek dan Indikasi Geografis (UU Merek dan Indikasi Geografis) mengatakan jika merek ialah pertanda yang bisa diperlihatkan secara grafis berbentuk gambar, simbol, nama, kata, huruf, angka, formasi warna, dalam bentuk 2 dimensi dan/atau 3 dimensi, suara, hologram, atau gabungan dari 2 ataupun lebih elemen itu untuk membandingkan barang dan atau jasa yang dibuat oleh orang atau tubuh hukum dalam aktivitas perdagangan barang dan/atau jasa.

Pergi dari pemahaman itu, maka merek jadi identitas atau pertanda pengenal dari produk Anda. Produk Anda akan mempunyai identitas yang tidak bisa diikuti oleh pihak lain. Anda pun memperoleh hak penuh atas produk yang terdaftar dalam merek Anda. Dengan demikian, customer Anda dapat mengenal produk Anda dengan mudah.

Merek sebagai keunikan atau pembanding dari usaha Anda. Walau nanti diketemukan produk yang Anda jual sejenis dengan produk perusahaan lain, merek Anda bisa menjadi pembanding dan jaminan atas kualitas barang atau jasa yang dijajakan.

Comments are closed.