Cara Mengatur Keuangan Keluarga

Cara Mengatur Keuangan

Perekonomian memang menjadi salah satu problema keluarga akhir akhir ini, biasanya paranya anak muda jaman sekarang yang menikah muda tanpa ada persiapan, sudah mapan kerja atau sudah punya penghasilan terlebih dahulu, main asal nikah kawin saja. Umumnya masih anak muda, sebagian jalan pikirannya masih belum panjang, yang artinya ketika sedang mengalami masalah main asal mengambil jalan pintas saja.

Solusi terbaik untuk Anda yang saat ini sudah berkeluarga adalah mengatur keungan dengan baik, agar tidak ada perselisihan di dalam keluarga nantinya. Dikutip dari Mitraperbankan.com bahwa cara mengatur keuangan dibagikan dalam beberapa fase, lebih jelasnya dibawah ini.

Cara Mengatur Keuangan
Cara Mengatur Keuangan

Menulis Uang Masuk dan Uang Keluar

Nah pada hal ini memang sangat susah sekali ya, masa iya ketika kita jajan atau belanja harus di tulis seperti pembukuan dalam perkantoran. Memang tidak sulit, namun jika Anda sudah terbiasa maka nantinya juga tidak berat, justru akan memudahkan kita dalam mengatur keuangan.

Dalam berkeluarga tidak hanya istri saja yang berhak menulis pembukuan keuangan, namun suami juga perlu, dan kebanyakan uang yang ga jelas kemana adalah keuangan laki laki.

Belanja Seperlunya

Khususnya wanita, kalau sudah dengar kata kata diskon sale dan shopping pasti tersepona tidak bisa ditahan napsunya. Jika sudah berkeluarga, maka hal hal tersebut sudah tidak perlu dibudayakan, kecuali ada uang lebih dari suami atau uang pribadi hasil bisnis. Untuk belanja yang wajib adalah belanja bulanan yang nantinya diperlukan dalam 1 bulan seperti contohnya sembako, peralatan mandi dan lainnya.

Mau membeli baju baru boleh, tapi tidak dianjurkan 1 bulan sekali membeli baju, sepatu, tas baru. Kurangi adat tesebut sebelum Anda terpelosok dalam dunia jaman sekarang.

Menabung

Hah menabung? Kayak anak TK SD saja pakai nabung segala. Eits jangan meremehkan menabung, karena dengan menabung kita bisa membeli barang idaman keluarga kita seperti mobil, motor, rumah bahkan bisa untuk menciptakan peluang usaha. Cukup sulit si memang kalau disuruh untuk menabung, namun mau tidak mau kalau Anda ingin mempunyai barang bagus wajib melakukan kebiasaan menabung ini.

Tidak usah banyak banyak, 1 bulan sisihkanlah 10% dari hasil kerja taupun usaha Anda, maka lama kelamaan akan menjadi banyak. Sebagai contoh Anda mempunyai penghasilan 7 juta dalam 1 bulan, maka Anda harus bisa menyisihkan uang 700 ribu rupiah dalam 1 bulan. Dalam 1 tahun Anda mempunyai tabungan 7 juta rupiah dan jika dikalikan 10 tahun maka Anda mmepunyai tabungan 70 juta rupiah, cukup banyak bukan? Uang ini juga Anda bisa gunakan untuk keperluan sehari hari atau untuk biaya anak sekolah ataupun kuliah nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *