MAKHORIJUL HURUF

Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh

Dari sekian banyaknya kewajiban umat muslim selain mengamalkan sesuatu yang berhubungan langsung dengan rukun islam ialah belajar ilmu tajwid. Ilmu tajwid/hukum tajwid merupakan suatu disiplin ilmu yang secara khusus mempelajari tentang tata cara membaca al-Quran.

Dalam pembahasan ilmu tajwid terdapat banyak bab pembahasan yang harus dipahami oleh orang yang mempelajarinya. Guna dari ilmu tajwid sendiri ialah agar seseorang dapat dengan benar olehnya membaca al-Qur’an.

Sehingga dalam membaca al-Quran tidak membaca dengan seenaknya sendiri melainkan sesuai dengan kaidah atau aturan ilmu tajwid. Seperti panjang atau pendeknya bacaan, harus dibaca jelas, samar atau dengung dan lain sebagainya.

HUKUM MEMPELAJARI ILMU TAJWID

Hukum mempelajari ilmu tajwid yaitu wajib. Ilmu tajwid wajib dipelajari oleh siapa saja yang membaca al-Quran. Kenapa demikian? Sebab dalam membaca al-Quran seseorang tidak dibenarkan membaca dengan seenaknya sendiri atau sesuai dengan kehendaknya.

Melainkan harus sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh para ulama. Kita dapat mengetahui bahwa ilmu tajwid yang kita pelajari itu benar yaitu dengan cara mengetahui siapa guru kita. Seseorang yang mengajarkan al-Quran biasanya memiliki sanad atau riwayat keilmuan dari para guru-gurunya.

Sehingga mengenai ilmu yang diajarkan tersebut benar-benar ilmu yang dapat dipertanggung jawabkan. Bukan ilmu yang dikarang dari pemikiran sendiri. Segala sesuatu yang berkaitan dengan al-Quran  memang tidak boleh dibuat main-main, bukan hanya dalam membacanya saja dalam menerjemahkannya pun tidak boleh asal-asalan.

MAKHORIJUL HURUF

Salah satu bab yang pasti akan dipelajari manakala belajar ilmu tajwid ialah bab makhorijul huruf. Makhorijul huruf ialah tempat keluarnya huruf atau letak pengucapan huruf. Secara garis besar makhorijul huruf terbagi menjadi lima.

Lima tempat keluarnya huruf tersebut yaitu, jauf (rongga mulut), halqi (rongga tenggorokan), lisan (lidah), syafatan ( dua bibir) dan khoisyum (hidung). Nah itulah lima tempat untuk mengeluarkan huruf-huruf hijaiyah manakala kita membaca al-Quran.

NO HURUF CARA BACA TEMPAT KELUARNYA HURUF SEBANGSA
1 ا Alif Keluar dari rongga mulut dan tenggorokan Rongga mulut
2 ض Dhod Keluar dari pangkal tepi lidah kanan dan kiri Tepi lidah
3 ق Qof Keluar dari pangkal lidah dan menempati langit-langit mulut atas, mengarah ke atas Atas telak lidah
ك Kaf Keluar dari pangkal lidah dan menempati langit-langit mulut atas, mengarah ke bawah
4 ي Ya’ Keluar dari tengah-tengah lidah dan menempati langit-langit mulut atas Tengah lidah
ش Syin
ج Jim
ص Shod
5 س Sin Keluar dari runcing lidah dan menepati kedua ujung gigi yang bawah Runcing lidah
ز Zai
6 ط Tho’ Keluar dari ujung lidah serta menempati ujung gigi yang atas Kulit gusi lidah
ت Ta’
د Dal
7 ظ Zho Keluar dari ujung lidah dan menempati ujung gigi yang atas gusi
ث Tsa
ذ Dzal
8 ل Lam Keluar dari ujung tepi lidah samping dan menempati langit-langit mulut atas Ujung lidah
ر Ra’ Keluar dari ujung lidah dan masuk ke pangkal lidah
ن Nun Keluar dari ujunglidah agak lebih masuk ke pangkallidah bawahnya lam dan menempati langit-langit mulut atas
9 ف Fa Keluar dari ujung gigi yang atas serta menempel bagian bawah bibir
م Mim Keluar dari antara dua bibir dan posisi bibir tertutup
ب Ba’ Keluar dari antara dua bibir
و Wawu Keluar dari antara dua bibir dan posisi bibir merenggang dan mencucu
10 ھ-ء Ha’-A Keluar dari pangkal tenggorokan mendekati dada tenggorokan
ح-ع Ha’-‘Ain Keluar tepat ditengah tenggorokan
خ-غ Kho’-Ghoin Keluar dari ujung tenggorokan lebih dekat ke mulut

Itulah pembahasan makhorijul huruf yang dapat kami sampaikan dan apabila penjelasanya kurang jelas teman teman bisa baca di Nyamankubro.com. Atas segala kekurangan dan barangkali terdapat kekeliruan mohon untuk memberikan kritik dan saran pada kolom komentar di bawah ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *