Cara riset produk yang tepat

Cara Riset Produk

Meriset produk itu adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap pembisnis, entah itu dari segi penjualan offline maupun online.

Kenapa hal ini harus dilakukan, sebab sebelum memasarkan suatu produk kita harus mengetahui seberapa banyak yang membutuhkan produk tersebut.

Dengan meriset terlebih dulu, kita dapat melihat seberapa besar potensial di pasar mengenai produk yang akan kita jual.

Bagi teman-teman yang saat ini baru mulai berbisnis dan belum mempunyai produk yang ingin dijual, silahkan simak penjelasan di bawah ini agar dapat menemukan produk yang pas untuk dipasarkan.

Menggunakan Google Trends

Langkah awal yang harus kita coba adalah meriset produk menggunakan Google Trend.

Dari fitur ini, kamu dapat mengetahui informasi mengena trend yang saat ini banyak dicari oleh pengguna internet, khususnya para pengguna Google.

Oleh karena itu, silahkan kunjungi langsung laman Google Trend tersebut, lalu masukan kata kunci masing-masing produk yang ingin kamu jual.

Misal sebagai contohnya gini. Jual masker wajah, sabun pembersih muka, sabun pembersih jerawat, vitamin penggemuk badan atau lain sebagainya.

Oh iya, jangan lupa juga untuk merubah waktu dan lokasi pencariannya menjadi Indonesia ya.

Setelah itu akan muncul data statistik yang memperlihatkan berapa banyaknya jumlah pencarian yang mencari produk tersebut di Google.

Jika statistik tersebut menunjukan grafiknya naik, maka produk yang sedang kamu riset itu banyak yang menggunakan dan juga laris manis terjual di pasaran.

Tapi bagaimana jika si grafik tersebut malah cenderung turun ke bawah? Ya itu, berarti si produk tersebut kurang peminat atau sedang sepi karena belum ada yang membutuhkan.

Selain itu, meriset produk melalui Google Trend ini akan muncul lokasi yang paling banyak menggunakan si produk tersebut.

Ini dapat kamu jadikan sebagai referensi untuk menentukan target market yang berpotensial. Jadi jika kamu ingin melakukan riset produk, maka gunakanlah Google Trend untuk mengetahui volume pencariannya.

Survei Produk di Market Place

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah, melihat secara langsung si produk yang sedang kamu incar di beberapa market place.

Misal seperti di Shoope, Bukalapak, JD.id, Tokopedia, Alibaba dan lain sebagainya.

Umumnya masing-masing marketplace akan ada informasi tentang produk apa saja yang masuk ke dalam kategori paling banyak diminati oleh masyarakat.

Disitu akan ada kolom yang di dalamnya berisikan kategori produk berdasarkan penjualannya, salah satunya produk yang paling laris. Nah kamu bisa masuk ke kategori tersebut dan lihat apa saja produk yang banyak diminati oleh masyarakat.

Supaya lebih meyakinkan lagi, kamu bisa membandingkan hasil pencarian antara situs satu dengan situs lainnya, lalu tentukan produk apa yang paling kerap dibeli oleh para konsumen.

Dengan menjual produk yang laris manis di pasaran, kamu akan mendapatkan keuntungan dengan cepat dan juga bisa meminimalisir kerugian.

Ketika meriset suatu produk di marketplace, kamu juga dapat mengetahui informasi mengenai karakter toko yang kerap dikunjungi oleh konsumennya.

Disitu kamu bisa mempelajari jenis produk tersebut dan mengamati berapa harga yang di banderol oleh kompetitor. Hal ini merupakan referensi yang memang harus diperhatikan sebelum membuka toko online.

Umumnya cara riset produk seperti ini kerap dilakukan oleh pembisnis yang sistemnya menggunakan dropship.

Kenapa demikian? Sebab para pelaku dropship itu membutuhkan riset yang sangat dalam untuk mengetahui produk dan suplier yang bagus untuk dijual di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *