Paragraf Induktif
Paragraf Induktif

Paragraf Induktif

Paragraf adalah kumpulan dari beberapa kalimat. Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, ada beberapa jenis paragraf. Misalnya, paragraf narasi, paragraf deduktif, paragraf eksposisi dan masih banyak lagi.

Nah pada artikel kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai paragraf induktif. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan paragraf induktif? Jika belum, simak ulasan dibawah ini ya. 🙂

Pengertian Paragraf Induktif

Paragraf induktif adalah sebuah sebuah paragraf yang memiliki pokok pikiran di akhir paragraf. Paragraf ini kebalikan dari paragraf deduktif. Paragraf induktif memiliki pola kalimat dari penjelasan khusus ke umum.

Ciri-Ciri Paragraf Induktif

Berikut ini beberapa ciri-ciri dari paragraf induktif :

  • Diawali dengan penjelasan khusus.
  • Kemudian diubah menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan khusus.
  • Pokok pikiran atau gagasan utama terletak di akhir paragraf.

Jenis Paragraf Induktif

Jenis paragraf deduktif tidak hanya satu, melainkan ada beberapa jenis, yaitu :

  1. Paragraf Generalisasi, yaitu jenis paragraf induktif yang menjelaskan hal-hal khusus di awal, kemudian diarahkan menjadi satu kesimpulan umum.
  2. Paragraf Analog, yaitu jenis paragraf induktif yang dikembangkan dengan pola deduksi. Artinya, topik utama disajikan dengan cara membandingkan 2 hal yang memiliki kesamaan. Dari kesamaan tersebut ditarik menjadi suatu kesimpulan umum.
  3. Paragraf Sebab-Akibat, yaitu paragraf yang kesimpulannya diambil dari kalimat-kalimat yang merupakan hal khusus.
  4. Paragraf Akibat-sebab, yaitu paragraf yang menarik kesimpulan umum berupa sebab dari akibat-akibat yang telah dijelaskan sebelumnya.

Contoh Paragraf Induktif Singkat

Berikut ini beberapa contoh paragraf induktif singkat :

Contoh Paragraf Induktif 1 (Generalisasi)

Ketika ujian sekolah telah selesai, nilai siswa diperiksa kembali. Ternyata sebanyak sepuluh siswa mendapatkan nilai diatas standar kelulusan. Dua puluh dua siswa mendapat nilai tepat pada standar kelulusan, serta tidak ada siswa yang mendapatkan nilai di bawah standar. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan belajar di kelas ini berhasil.

Contoh Paragraf Induktif 2 (Analogi)

Noval suka menolong dan selalu ramah kepada siapa saja. Tidak seperti adiknya Vino yang suka jahil kepada orang. Vino lebih dikenal dengan kenakalannya bukan prestasinya. Itulah sebabnya mengapa mereka berdua selalu mendapatkan perlakuan yang berbeda dari teman-temannya.

Contoh Paragraf Induktif 3 (Sebab-Akibat)

Bulan lalu adalah musim penghujan. Ada banyak sampah yang menumpuk di sungai akibat membuang sampah sembarangan. Hal ini membuat volume air menjadi naik. Tak heran jika banjir datang setiap hari.

Contoh Paragraf Induktif 4

Tangkai bunga ini memiliki duri. Bunga ini banyak disukai orang karena memiliki bentuk yang indah. Jika sedang mekar, bunga ini berwarna putih dan merah. Bunga ini sering digunakan orang sebagai bentuk kasih sayang. Hampir semua orang mengenali bunga ini, yaitu bunga mawar.

Demikian ulasan mengenai paragraf induktif. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *